Sabtu, 12 Sep 2026

ERIK SETYO SANTOSO DIGESER DARI SEKDA, ISU RETAK INTERNAL PEMKOT MALANG MENGUAT.

3 menit membaca View : 12
Redaksi
Pemerintahan - 01 Agu 2026

MALANG – mediasiberkompppak.com Gelombang perombakan besar terjadi di tubuh birokrasi Pemerintah Kota Malang. Jabatan strategis Sekretaris Daerah / Sekda resmi berganti. Erik Setyo Santoso yang sebelumnya menempati kursi nomor satu ASN Pemkot, kini digeser menjadi Asisten Administrasi Umum Setda Kota Malang.

Keputusan itu diumumkan dalam agenda pelantikan dan pengambilan sumpah 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II oleh Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Jumat (31/7/2026).

Pergeseran Erik menjadi sorotan. Di kalangan internal Pemkot beredar kabar bahwa langkah ini tidak terlepas dari dugaan kerenggangan hubungan kerja dan kurang harmonisnya komunikasi di jajaran pimpinan puncak birokrasi.

Apalagi posisi baru Erik sebagai Asisten Administrasi Umum dalam tradisi birokrasi ASN sering dianggap sebagai “ruang transit” bagi pejabat senior menjelang pensiun. Hal ini memicu spekulasi publik bahwa pencopotan tersebut bukan semata rotasi biasa.

Dengan kosongnya kursi Sekda, Pj Wali Kota Wahyu Hidayat memastikan akan menjalankan mekanisme sesuai aturan. Jabatan tersebut untuk sementara akan diisi Plt Sekda, sebelum nantinya dibuka seleksi terbuka / open bidding.

Wahyu menepis anggapan bahwa mutasi ini bermuatan politis. Ia menyebut perombakan didasarkan pada kebutuhan penataan birokrasi.
“Pelantikan dan pengambilan sumpah ini merupakan bagian dari keputusan besar agar Pemkot Malang diisi oleh orang yang tepat, pada posisi yang tepat, dan di waktu yang tepat,” tegas Wahyu.

Ia juga memperkenalkan penerapan Sistem Manajemen Talenta. Menurutnya, penempatan pejabat kini tidak lagi berdasarkan senioritas semata, melainkan melalui pemetaan kompetensi, rekam jejak, dan potensi ASN secara terukur.
“Kami ingin birokrasi berjalan efektif dan pelayanan ke masyarakat semakin baik,” tambahnya.

10 Pejabat Eselon II Dirombak
Selain Erik, rotasi juga menyasar sejumlah kepala OPD. Berikut daftar lengkapnya:
1. Erik Setyo Santoso Sekda  Asisten Administrasi Umum Setda
2. Donny Sandito  Kepala Dinsos-P3AP2KB  Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda
3. Syailendra Promosi menjadi Kepala Dinsos-P3AP2KB
4. Zulkifli Amrizal Sekretaris DPRD Staf Ahli Bidang Hukum Setda
5. Arif Tri Sastyawan Kepala Disnaker-PMPTSP Kepala Disporapar
6. Baihaqi Kepala Disporapar Kepala BKAD
7. Subkhan Kepala BKAD Kepala BKPSDM
8. Noer Rachman Wijaya  Eks Kadis Perkim   Kepala Bakesbangpol
9. Heru Mulyono Kasatpol PP Kepala BPBD
10. Prayitno Kepala BPBD  Kasatpol PP

Perhatian publik juga tertuju pada Noer Rachman Wijaya yang kembali mengisi kursi Kepala Bakesbangpol setelah sempat kosong. Sebelumnya ia sempat terseret kasus poligami tanpa izin kedinasan dan menerima sanksi disiplin.

Tak kalah menarik, terjadi tukar posisi antara Heru Mulyono dan Prayitno. Heru yang semula memimpin Satpol PP kini menahkodai BPBD, sementara Prayitno bergeser mengisi kursi Kasatpol PP.

Langkah berani Wahyu Hidayat melakukan “_reshuffle_” di tengah tahun anggaran 2026 ini dipastikan akan mengubah peta birokrasi Kota Malang. Terlebih, kursi Sekda definitif akan menjadi rebutan panas dalam seleksi terbuka beberapa waktu ke depan.(Knt)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *