Sabtu, 12 Sep 2026

Satresmob Bareskrim Polri dan Jatanras Polda Jatim Bekuk Pelaku Pembunuhan di Jabung Malang

3 menit membaca View : 28
Redaksi
Hukum & KriminaL - 23 Feb 2026

 

​MALANG- mediasiberkompppak.com

Tabir gelap yang menyelimuti kasus penemuan jasad remaja perempuan di aliran Sungai Kedung Winong, Kecamatan Jabung, akhirnya tersingkap. Dalam sebuah operasi senyap yang melibatkan tim gabungan kepolisian berhasil membekuk terduga pelaku utama pada Sabtu (21/2/2026) malam.
​Keberhasilan ini merupakan kolaborasi antara Satreskrim Polres Malang, Subdit Jatanras Polda Jatim, hingga bantuan teknis dari Satresmob Bareskrim Polri.

Penangkapan ini sekaligus menjawab keresahan warga Malang Raya yang sempat diguncang oleh kabar penemuan jasad remaja berusia 17 tahun tersebut.

​Setelah melakukan pelacakan intensif selama beberapa hari pasca-identifikasi korban, petugas berhasil mengendus titik koordinat persembunyian pelaku. Terduga pelaku diketahui berpindah-pindah tempat sebelum akhirnya menetap sementara di sebuah rumah indekos di wilayah perkotaan Malang.

​Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan tanpa adanya kontak fisik atau perlawanan berarti dari pelaku.

​”Terduga pelaku berhasil kami amankan pada Sabtu malam di tempat persembunyiannya di sebuah rumah kos di wilayah Kota Malang. Tim bergerak cepat setelah memastikan target berada di lokasi agar tidak ada celah bagi yang bersangkutan untuk melarikan diri kembali,” ujar AKBP Taat saat memberikan keterangan resmi di Mapolres Malang, Minggu (22/2/2026).

​Perwira menengah dengan dua melati di pundak tersebut menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini melalui proses panjang yang melibatkan scientific crime investigation.

​Setelah identitas korban terungkap, tim gabungan mulai memetakan komunikasi terakhir korban serta memeriksa sejumlah saksi kunci. Keterlibatan Satresmob Bareskrim Polri memberikan keunggulan dalam pelacakan jejak digital pelaku, sementara Jatanras Polda Jatim dan Satreskrim Polres Malang melakukan penyisiran di lapangan secara konvensional.

​Meski pelaku sudah berada di balik jeruji besi, tugas penyidik masih jauh dari kata usai. Saat ini, tim penyidik Satreskrim Polres Malang tengah melakukan pemeriksaan marathon terhadap terduga pelaku untuk menjawab beberapa poin krusial:

​Penyidik menggali alasan di balik tindakan keji pelaku, apakah didasari oleh dendam, masalah asmara, atau adanya motif kriminal lain seperti pencurian dengan kekerasan.
​Polisi terus mengumpulkan bukti pendukung, termasuk pakaian korban, alat yang digunakan dalam aksi kejahatan, serta kendaraan yang digunakan pelaku.
Penyidik sedang mendalami apakah pelaku bertindak tunggal atau ada pihak lain yang membantu, baik saat eksekusi maupun dalam proses pelarian dan penyembunyian barang bukti.

​”Proses pemeriksaan masih berjalan dinamis. Kami berkomitmen mengungkap secara terang benderang peran pelaku, motif, serta rangkaian peristiwa yang terjadi agar konstruksi hukumnya menjadi kuat,” tegas AKBP Taat.

​Komitmen Penegakan Hukum Profesional
​Kasus ini menyita perhatian publik karena korbannya masih tergolong remaja di bawah umur. Oleh karena itu, Polres Malang menegaskan akan mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan profesional sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melengkapi berkas acara pemeriksaan (BAP). Dalam waktu dekat, pihak kepolisian direncanakan akan menggelar rekonstruksi di lokasi kejadian guna mencocokkan keterangan pelaku dengan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan.
​Pihak keluarga korban dan masyarakat berharap agar hukum ditegakkan seadil-adilnya bagi pelaku tindakan keji ini.

(Red)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *