Sabtu, 18 Apr 2026

Pelaku Begal Payudara Di Wilayah Darmo Di Amankan Polrestabes Surabaya

2 menit membaca View : 9
Redaksi
Hukum & KriminaL - 27 Mar 2026

SURABAYA//mediasiberkompppak.com Usai Viral di media sosial, Wanita Di Surabaya Jadi Korban “begal Payudara” langsung ditindaklanjuti oleh Polrestabes Surabaya dengan melakukan penyelidikan pada rekaman video serta CCTV sekitar lokasi kejadian.

 

Hasil yang dihasilkan tersebut menghasilkan hasil, tak terduga pelaku mengungkapkan hal tersebut kepada Polisi. Pelaku berinisial WSP berusia 31 tahun asal Mojokerto yang bekerja di Surabaya.

 

Kasat PPA-PPO Polrestabes Surabaya Kompol Melatisari mewakili Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfi membenarkan jika pelaku sudah diamankan dan saat ini sudah ditahan setelah menjalani pemeriksaan.

 

Kejadian bermuka ketika korban hendak pergi ngopi di kawasan Darmo Surabaya pada malam hari sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu korban bersama temannya sedang berhenti di pinggir jalan untuk mencari lokasi kafe alternatif melalui ponsel karena tempat tujuan awal mereka ternyata sudah tutup.

 

Di tengah situasi tersebut, muncul seorang pria mencurigakan yang melihat mereka dari dekat. Awalnya korban mengira pria tersebut hanya ingin bertanya atau meminta bantuan. “Ternyata, pria itu tiba-tiba mendekat dan melakukan tindakan asusila secara paksa lalu melarikan diri,” jelas Kompol Melati, Jum’at (27/3/2026).

 

Setelah kejadian, korban sempat syok, namun tetap berusaha mengejar pelaku hingga ke kawasan Kebun Binatang Surabaya sambil berteriak meminta tolong sambil merekam melalui ponselnya.

 

Kepada Polisi, pelaku mengakui perbuatannya dan saat itu korban naik motor dan berhenti dipinggir jalan

Saya lihat korban dari belakang dan tiba-tiba muncul rasa nafsu serta imajinasi karena cantik.

“Korban pakai kerudung namun bajunya memang agak ketat,pelaku dan merajut laki-laki saya muncul,” kata pelaku.

 

Namun setelah kejadian, pelaku sempat mikir jika aksinya viral bagaimana, dan ternyata diupload oleh korban dan viral setelah dua hari usai kejadian.

 

“Saya baru tahu viral di instagram setelah dua hari, saya juga ditelpon kanit dan saya menyerahkan diri,” imbuh pelaku.

 

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfi Sulistyawan menegaskan jika, kasus mengungkapkan seksual termasuk begal payudra tersebut menjadi prioritas dan memastikan kasus tersebut dilanjutkan.

 

Kapolrestabes juga mengapresiasi korban yang berani melaporkan sehingga kasusnya terungkap. “Kepada para pelaku begal payudara, jangan coba-coba beraksi di Surabaya akan kami tindak tegas,” janji Kapolrestabes Surabaya.

 

Red

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *