Sabtu, 18 Apr 2026

Rapat Pleno Muskot,Dr Erman Hernadi ST. MArs Kembali Pimpin Porserosi Kota Malang Secara Aklamasi 

3 menit membaca View : 92
Redaksi
Kabar Peristiwa - 19 Jan 2026

KOTAMALANG – //mediasiberkompppak.com Dr. Erman Hernadi, ST., M.Ars., kembali mengukuhkan posisinya sebagai Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kota Malang. Dalam Musyawarah Kota (Muskot) yang digelar di Cafe Selawe, Jl. Ngantang No. 25, pada Minggu (18/01/2026), Erman terpilih secara aklamasi untuk memimpin organisasi tersebut pada periode kedua, yakni 2025-2029.

 

​Terpilihnya kembali Erman menjadi sinyal bahwa mayoritas pemegang suara masih menginginkan kesinambungan program. Namun, di balik kemenangan tersebut, terdapat dinamika pemilihan yang sedikit agak panas di awal persidangan.

​Gugurnya Rivalnya di Meja Rapat Pleno

​Bursa pencalonan Ketua Umum awalnya sempat munculnya nama Saiful Bahri sebagai pesaing bakal calon ketua . Kehadiran dua calon ini menjanjikan adanya kompetisi gagasan dalam Muskot kali ini.

​Namun, saat memasuki tahapan krusial, Saiful Bahri dinyatakan gugur oleh pimpinan sidang pleno, Didik Nurcahyo.

Penyebabnya adalah ketidakmampuan pihak calon Saiful Bahri untuk melengkapi berkas data pribadi yang disyaratkan oleh AD/ART Porserosi hingga batas waktu pemilihan.

 

​”Karena persyaratan administrasi yang tidak terpenuhi sesuai regulasi organisasi, maka pencalonan pihak Saiful Bahri dinyatakan gugur.

 

Dengan demikian, sidang menetapkan Erman Hernadi sebagai Ketua Umum Porserosi Kota Malang terpilih secara aklamasi,” ujar Didik dalam forum tersebut.

 

​Erman Hernadi langsung mencanangkan evaluasi total secara internal dan fokus utamanya adalah pembenahan sistem di tingkat klub yang merupakan “pabrik” penghasil atlet.

 

​”Organisasi yang besar dimulai dari tata kelola klub yang sehat. Kami akan mengevaluasi sistem organisasi di tingkat klub agar lebih efektif dan efisien. Hasil akhirnya adalah bagaimana struktur ini bisa mempermudah, bukan mempersulit, lahirnya prestasi atlet,” tegas Erman di hadapan awak media.

 

Visi Erman kali ini adalah keberaniannya menyuarakan minimnya fasilitas berstandar kompetisi di Kota Malang. Selama ini, para atlet sepatu roda Malang harus puas berlatih di kawasan GOR Ken Arok yang kondisinya dianggap jauh dari standar kejuaraan nasional maupun internasional.

​Erman menegaskan bahwa Porserosi akan melakukan lobi intensif kepada KONI Kota Malang agar pembangunan venue sepatu roda yang representatif menjadi prioritas pemerintah daerah.

 

​”Sudah waktunya Kota Malang punya venue sendiri yang standar. Lokasi yang ada sekarang (Ken Arok) kurang layak, hanya bisa dipakai untuk latihan rutin, bukan untuk mencetak mental juara di level kejuaraan resmi,” cetusnya.

 

​Misi Besar Porprov 2027: Target Realistis di Tengah Dominasi Tuan Rumah

​Menutup keterangannya, Erman memaparkan target ambisius namun terukur untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027 di Surabaya. Menyadari tantangan berat menghadapi tuan rumah, Erman mematok posisi runner-up umum untuk cabang olahraga sepatu roda.

 

​Secara spesifik, ia menargetkan kenaikan raihan medali yang signifikan:

​Pencapaian Porprov Sebelumnya: 4 Medali Emas.

​Target Porprov 2027: 6 Medali Emas.

​”Kami realistis. Surabaya sebagai tuan rumah pasti punya keunggulan lebih.

 

Target juara umum mungkin berat, tapi menjadi runner-up dengan target 6 emas adalah misi yang akan kami perjuangkan habis-habisan,” pungkas pria yang juga berlatar belakang akademisi dan arsitek tersebut.

 

​Dengan terpilihnya kembali Erman Hernadi, publik Olahraga Kota Malang kini menanti sejauh mana janji pembangunan fasilitas dan peningkatan prestasi emas ini dapat direalisasikan dalam empat tahun ke depan.

(Kanti)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *