Sabtu, 12 Sep 2026

BPBD Malang Salurkan 198.600 Liter Air Bersih, Tumpakrejo Jadi Wilayah Terdampak Terparah

2 menit membaca View : 8
Redaksi
Kabar Peristiwa - 21 Agu 2026

MALANG – mediasiberkompppak.com Dampak musim kemarau di Kabupaten Malang semakin memprihatinkan. Data terbaru menunjukkan sedikitnya 7.606 jiwa atau 2.224 Kepala Keluarga / KK di 3 kecamatan kini mengalami krisis air bersih secara signifikan.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Kamis (20/8/2026). Menurutnya, wilayah terdampak terus dipantau intensif oleh petugas di lapangan.

“Tiga kecamatan yang teridentifikasi terdampak adalah Sumbermanjing Wetan, Gedangan, dan Sumberpucung. Bantuan air bersih langsung kami distribusikan ke titik pemukiman warga hingga fasilitas pelayanan publik,” ujar Sadono.

Tumpakrejo Jadi Titik Terparah
Wilayah paling parah berada di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan dengan total 3.995 jiwa atau 1.257 KK yang terdampak.

Di Kecamatan Sumbermanjing Wetan / Sumawe, krisis melanda 3.611 jiwa atau 967 KK di Desa Sumberagung. Kondisi ini bahkan mengganggu operasional Puskesmas Sitiarjo yang kesulitan air bersih.

Sementara di Kecamatan Sumberpucung, warga Desa Karangkates mulai merasakan dampak kekeringan dan harus mengandalkan bantuan air dari pemerintah.

198.600 Liter Air Sudah Didistribusikan
Untuk meringankan beban warga, BPBD Kabupaten Malang terus melakukan dropping air bersih secara masif.
Data per 8 Agustus hingga 19 Agustus 2026, total bantuan yang sudah disalurkan mencapai 198.600 liter.

“Kami menyiagakan armada tangki untuk dropping air secara berkala setiap hari. Tujuannya agar kebutuhan rumah tangga dan layanan kesehatan tetap terpenuhi selama status darurat masih berlangsung,” tegas Sadono.

BPBD memastikan pasokan air akan terus dijaga kontinuitasnya sampai musim hujan tiba dan sumber air warga kembali normal.

Warga diimbau menghemat penggunaan air dan segera melapor ke perangkat desa jika bantuan belum merata. (Knt)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *