Sabtu, 18 Apr 2026

Kapolda Jatim Pastikan Puncak Imlek 2577 di Malang Sangat Aman Kondusif. 

3 menit membaca View : 16
Redaksi
POLRI - 17 Feb 2026

​MALANG –mediasiberkompppak.com Suasana khidmat dan meriah menyelimuti Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang, pada puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Selasa (17/2/2026). Untuk memastikan keamanan ibadah umat dan stabilitas wilayah, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, meninjau langsung lokasi guna memantau pengamanan rangkaian acara bertajuk “Harmony of Love & Prosperity”.

 

​Kunjungan ini menegaskan komitmen Polri dalam menjaga toleransi beragama dan memastikan setiap warga negara dapat menjalankan ibadah dengan rasa nyaman, terutama pada momen libur panjang yang memicu peningkatan mobilitas masyarakat di Jawa Timur.

​Irjen Pol Nanang Avianto, yang didampingi oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana, menjelaskan bahwa pengamanan tahun ini dilakukan secara komprehensif. Mengingat letak Klenteng Eng An Kiong yang strategis—berdekatan dengan pasar tradisional dan pusat perbelanjaan—potensi kerawanan tidak hanya terpusat pada aspek ibadah, tetapi juga kemacetan dan kriminalitas jalanan.

 

​”Kami instruksikan seluruh jajaran, termasuk para Kapolres, untuk siaga penuh. Tujuannya satu, yaitu memastikan setiap umat beragama yang merayakan hari besarnya bisa beribadah dengan aman dan nyaman tanpa gangguan sedikitpun,” tegas Irjen Pol Nanang di sela-sela peninjauannya.

​Penebalan Personel dan Strategi Preventif

​Menanggapi dinamika di lapangan, Polresta Malang Kota melakukan langkah-langkah strategis tersebut di lakukan dengan

​penambahan Kekuatan personel,Dari awalnya 25 personel, kini disiagakan menjadi 47 personel khusus di area klenteng dan sekitarnya.

 

​Petugas tidak hanya berjaga diam, tetapi aktif berkomunikasi dengan jemaat, pengunjung, hingga juru parkir untuk meminimalisir aksi copet, jambret, maupun curanmor.

​Mengingat Kota Malang merupakan jalur urat nadi menuju Lumajang dan Blitar, skema arus lalu lintas situasional diberlakukan guna mencegah kepadatan di jalur provinsi.

 

​Kunjungan Kapolda Jatim kali ini juga menjadi momentum awal persiapan pengamanan skala besar berikutnya menuju bulan Ramadhan. Kepolisian sudah mulai memetakan kerawanan menjelang Ramadan 1447 Hijriah serta Operasi Ketupat Semeru 2026.

 

​Kombes Pol Putu Kholis Aryana menambahkan bahwa fokus kepolisian kini merambah ke mal dan pasar-pasar tradisional. “Ini adalah tanggung jawab kami. Selain menjaga tempat ibadah, kehadiran polisi di pusat ekonomi sangat krusial agar masyarakat merasa terlindungi saat beraktivitas sehari-hari,” jelasnya.

 

​Ketua Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Rudi Phan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan aparat keamanan. Menurutnya, koordinasi yang intens sejak tahap persiapan hingga hari puncak membuat jemaat merasa tenang.

 

​”Kehadiran Bapak Kapolda dan jajaran Polresta Malang Kota memberikan rasa aman bagi kami. Apalagi Imlek tahun ini cukup ramai dengan adanya Workshop Yúshēng dan banyaknya wisatawan dari luar kota yang singgah untuk berburu oleh-oleh,” ujar Rudi.

 

​Perayaan Imlek di Malang tahun ini terbukti bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan simbol harmoni sosial yang didorong oleh kolaborasi apik antara masyarakat, tokoh agama, dan aparat kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, seluruh rangkaian acara dilaporkan berjalan lancar dan kondusif.

 

Red

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *