Selasa, 27 Okt 2026

Ruang Kelas Baru MTsN 2 Malang Diresmikan, Wujudkan Madrasah Berprestasi dan Berkarakter

2 menit membaca View : 48
Redaksi
Pendidikan - 06 Okt 2026

MALANG – mediasiberkompppak.com MTsN 2 Kota Malang terus berbenah meningkatkan layanan pendidikan. Madrasah tersebut menambah fasilitas pembelajaran dengan meresmikan ruang kelas baru Tahun 2026, pada Senin (28/9/2026).

Peresmian fasilitas baru ini diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, ramah anak, serta menunjang peningkatan kualitas pendidikan madrasah secara keseluruhan.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Abdul Mughni,S.Ag., M.Pd. Kehadirannya mewakili Kepala Kemenag Kota Malang, K.H. Achmad Shampton, S.H.I.,M.Ag.

Kepala MTsN 2 Kota Malang, Anita Yusianti,M.Pd., menyampaikan bahwa keberadaan ruang kelas baru ini bukan sekadar penambahan fisik bangunan, melainkan bagian dari ikhtiar madrasah untuk menciptakan ruang tumbuh bagi peserta didik.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Komite MTsN 2 Kota Malang, Sjahlan, BA. Ia menegaskan komitmen komite untuk terus bersinergi dengan madrasah.

“Ruang kelas bukan sekadar bangunan dan tempat belajar. Di sinilah ikhtiar kita menumbuhkan ilmu, adab, karakter, dan harapan masa depan anak-anak,” ujarnya.

Sementara itu, Abdul Mughni dalam sambutannya menekankan bahwa peningkatan sarana prasarana harus berjalan seiring dengan peningkatan mutu madrasah. Madrasah didorong untuk mengembangkan potensi siswa tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga ibadah, budaya, seni, dan olahraga.

Ia juga mendorong penerapan madrasah ramah anak melalui semangat Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Menurutnya, pembangunan fisik harus dibarengi dengan pembentukan karakter.

“Bangunan boleh semakin baik, tetapi yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang baik, berprestasi, berkarakter, dan memiliki kecintaan terhadap ilmu serta agamanya,” katanya.

Abdul Mughni juga mengingatkan pentingnya sinergi semua pihak dalam pendampingan generasi muda. Guru, pimpinan madrasah, tenaga kependidikan, komite, dan orang tua harus berjalan bersama. “Pendidikan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Acara peresmian ditutup dengan penandatanganan dokumen pembangunan, doa bersama, pemotongan tumpeng, dan foto bersama.(Knt)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *