Rabu, 28 Okt 2026

Insan Pers Malang Raya Desak Prabowo Minta Maaf, Nilai Pernyataan Ciderai Marwah Jurnalis

2 menit membaca View : 25
Redaksi
Kabar Peristiwa - 27 Jul 2026

 

MALANG – mediasiberkompppak.com Puluhan jurnalis yang tergabung dalam PWI Malang Raya dan PFI Malang menggelar aksi damai sebagai bentuk kekecewaan terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai mencederai marwah profesi jurnalis.

 

Aksi tersebut merupakan upaya meminta pertanggungjawaban moral dari kepala negara.

“Sebagai Kepala Negara, Presiden seharusnya tahu bahwa kita ini bukan kaki tangan asing. Tugas kita adalah menghadirkan informasi yang jujur bagi masyarakat,” tegas Ketua PWI Malang Raya, Ir. Cahyono.

 

Ia menambahkan, para wartawan menuntut agar Presiden Prabowo mencabut ucapannya dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh insan pers di Indonesia.

 

“Aksi ini para wartawan meminta supaya Presiden Prabowo mencabut ucapannya, dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh insan pers, karena mencoreng marwah profesi jurnalis ini,” katanya.

 

Senada dengan itu, Ketua PFI Malang sekaligus fotografer Jawa Pos Radar Malang, Darmono, mengingatkan bahwa kritik merupakan bagian dari fungsi pers sebagai pilar keempat demokrasi.

 

“Pernyataan Presiden Prabowo mencederai profesi jurnalis. Sebagai salah satu pilar demokrasi, pers berkewajiban mengkritik berbagai kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat. Jika mengkritik dianggap melawan, ia perlu diingatkan bahwa ia menerima mandat dari rakyat dan digaji dari uang rakyat. Janganlah memberi contoh buruk apalagi di atas podium resmi seperti itu,” pungkasnya.

 

Para jurnalis menegaskan, aksi ini bukan bentuk perlawanan, melainkan upaya menjaga marwah profesi dan mengingatkan pentingnya kebebasan pers dalam sistem demokrasi. (Knt)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *